Tabungan Pendidikan Ajarkan Hidup Hemat
Rabu, 16 November 2011 13:49
Yogyakarta (RE) - Program tabungan pendidikan , Kota Yogyakarta masih berjalan hingga saat ini. Program ini sudah berjalan sejak 2009 lalu. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Sugeng Mulyo Subono mengatakan, melalui program ini Pemerintah Kota Yogyakarta ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai hidup hemat, serta mempersiapkan dana untuk kelangsungan pendidikan di masa depan.“ Tabungan pendidikan sebagai upaya untuk mengajarkan hidup hemat, dan untuk mempersiapkan masa depan “, ujarnya.
Siswa di kota Yogyakarta menabung setiap bulan dengan besaran yang tidak ditentukan. Meskipun program tersebut bersifat himbauan, namun dapat sekaligus untuk mengajarkan kepada siswa, juga orangtua untuk mempersipakan pendidikan anak sejak dini.“ Pada prinsipnya tidak wajib, hanya himbauan dan gerakan bersama. Kalau nanti dari yang bersangkutan atau dari pihak sekolah tidak melakukan, sebaiknya melaporkan alasan-alasannya “, jelas Sugeng. Sementara itu, Program Tabungan Pendidikan ini juga berlaku bagi siswa pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS). Ia mengatakan, siswa pemegang KMS juga memiliki kesempatan yang sama untuk menabung. "Siswa KMS mendapat kesempatan untuk mengikuti program Tabungan Pendidikan. Namun jika mereka mempunyai alasan tertentu untuk tidak mengikuti program tersebut, maka siswa yang bersangkutan harus memberikan surat keterangan kepada pihak sekolah “, jelasnya. Dalam mengelola tabungan pendidikan, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, bekerja sama dengan salah satu bank milik pemerintah. (ken)







