Relokasi Sekolah di Sleman
Yogyakarta (RE), Relokasi sejumlah sekolah di kawasan bencana Gunung Merapi, masih dilakukan hingga saat ini.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Kabupaten Sleman Arief Haryono mengatakan, saat ini proses pembelajaran siswa berlangsung di sekolah darurat yang berada di shelter. Proses relokasi ini membutuhkan dana yang cukup besar mencapai Rp. 4,5 miliar. “Kementrian Pendidikan Nasional memberikan bantuan senilai Rp 4,5 miliar, bagi 28 Sekolah Dasar (SD) dan 5 SMP yang berada di Sleman” ujar Arif.
Nilai bantuan ditentukan sesuai kerusakan dan sesuai paket bantuan dari pemerintah. Paket bantuan untuk SD satu paket senilai Rp. 80 juta dan SMP Rp 90 juta. “Sedang dicari tempatnya tapi kalo yang lainnya misalnya SD petung yang digabung SD Batur, SD Panguk yang digabung SD Gondang sudah akan mulai pembangunannya, kemudian SD Glagah sudah dalam perencanaan”tambah Arief.
Selain melakukan relokasi sekolah di kawasan rawan bencana Merapi, Disdikpora Kabupaten Sleman juga merencanakan renovasi gedung sekolah yang rusak berat dan sedang. Hal ini bertujuan agar siswa dapat mendapatkan pembelajaran yang layak. (ven)






