Mesin Kasir Anti Korupsi
Insan Edukasi, secarik kertas kecil yang memuat nama barang beserta harganya, serta jumlah total yang harus kita bayar, hampir selalu kita dapatkan dari petugas kasir, jika kita berbelanja di supermarket. Kertas ini muncul dari sebuah mesin kasir elektronis. Siapakah penemu mesin kasir itu?
James Jacob Ritty, penemu mesin kasir mekanis versi pertama, lahir di Dayton, Ohio tahun 1837. Ritty adalah penjaga bar yang membuka kedainya pertama kali tahun 1871. Pada tahun 1882 dia membuka Pony House di Dayton, yang melesat menjadi titik pusat lokal untuk bersantap, minum, dan bermain. Ritty, yang menyebut dirinya sebagai "Penjual whisky murni, anggur berkualitas, dan cerutu", dikatakan telah menarik sejumlah pelanggan ternama ke kedainya, termasuk Buffalo Bill Cody, petarung bayaran Jack Dempsey, dan perampok bank John Dillinger. Bar itu juga sangat terkenal di kalangan tenaga penjual yang bepergian dengan kereta, karena kedai itu berlokasi di dekat depot kereta.

Satu permasalahan terbesar yang dihadapi Ritty di kedainya adalah beberapa pegawainya tidak jujur. Mereka lebih memilih untuk mengambil uang pelanggan serta memasukkannya ke saku, daripada menyetorkannya ke kas, yang dimaksudkan untuk membayar makanan, minuman, dan piranti lainnya. Ritty lelah dengan perilaku ini. Tahun 1878, dia mendapatkan ide untuk mengatasi permasalahannya itu saat ada di kapal uap dalam perjalanannya ke Eropa.
Di atas kapal, Ritty ingin mengetahui mekanisme yang digunakan untuk menghitung berapa kali baling-baling kapal berputar. Dia bertanya-tanya jika alat semacam itu dapat digunakan untuk merekam transaksi tunai yang terjadi di Pony House. Sesampainya di rumah yang ada di Dayton, Ritty dan saudara laki-lakinya John mulai mengerjakan desain untuk perangkat semacam itu. Model pertamanya tidak akurat. Bentuknya seperti jam yang dilengkapi keyboard, dengan tangan yang mengindikasikan dolar dan sen, daripada jam dan menit. Model kedua juga tidak lebih bagus. Namun prototipa ketiga terbilang berhasil.
Desain ketiga dijalankan dengan menekan sebuah kunci yang mewakili jumlah uang yang spesifik. Saat itu memang belum ada laci uang. Ritty mematenkan desainnya itu tahun 1879 dengan nama "Mesin Kasir Ritty yang Anti Korupsi". Dia membuka perusahaan kecil di 10 South Main Street, Dayton untuk memproduksi mesin kasir sembari tetap menjalankan kedainya. Tak lama kemudian, Ritty kewalahan dengan tanggung jawab untuk menjalankan dua usaha, sehingga ia menjual seluruh kepentingannya dalam usaha produksi mesin kasir kepada Jacob H. Eckert dari Cincinnati, seorang penjual perkakas kaca dan perabotan Cina, yang membentuk The National Manufacturing Company. Tahun 1884, Eckert menjual perusahaan itu pada John H. Patterson, yang mengubah nama perusahaan itu menjadi The National Cash Register Company.
Patterson melanjutkan untuk meningkatkan penemuan Ritty, dengan cara menambahkan kertas gulung untuk merekam transaksi harian pada setiap kisaran harga. Ini dilakukan dengan membangun sebuah alat untuk membuat lubang pada kertas di setiap mesin kasir, yang mana kertas itu memisahkan kolom yang tak terlihat untuk sen dan dolar. Misalnya jika kertas itu mempunyai dua lubang pada kolom dolar, dan 50 lubang pada kolom sen, jumlah total yang terlihat adalah 2 dolar dan 50 sen. Jika transaksinya sudah lengkap, bel akan berbunyi dari mesin kasir itu dan jumlahnya akan dicatat dalam tombol besar yang ada di depan mesin. Untuk setiap penjualan, selotip kertas akan disodok oleh lubang itu sehingga pedagang dapat menyimpan rekaman penjualan. Di akhir hari, pedagang dapat menambahkan seluruh lubang-lubang itu.
Kemajuan mesin kasir itu mengikuti dari bisnis ciptaan Ritty. Contohnya, tahun 1906, saat bekerja di The National Cash Register Company, penemu Charles F. Kettering merancang sebuah mesin kasir dengan motor elektrik. Lalu perusahaan itu menjadi NCR Corp di tahun 1974, yang pada akhirnya dibeli oleh AT&T sekitar tahun '90-an. Sekarang NCR memproduksi mesin-mesin, termasuk mesin kasir yang menggunakan teknologi komputer dan barang-barang elektronik.
Ritty meninggal tahun 1918. Konsep mesin kasirnya tetap hidup, seperti halnya kedai miliknya: Kedai Ritty tetap melayani sejak tahun 1882 sampai 1967, bahkan berhasil melalui tahun-tahun pelarangan. Di tahun-tahun kering itu, Kedai Pony House milik Ritty menjadi Hotel Pony House Stag, dan Restoran & Kafe Pony House. Kemudian, William H. Eicher dari Daytones United Moving & Storage melestarikan warisan ini dengan cara memotret, memindahkan, dan menyimpan kedai Ritty, sehingga memungkinkannya untuk merakit kembali secara lengkap di Dayton, yang sampai saat ini masih berdiri sebagai tanda pengenal batas lokal bersejarah. (ssn)






